Materi dan Soal Ujian Lisan Mata Diklat Bind Kelas X

Ulangandilaksanakan secara lisan di hadapan pengujinya bertujuan untuk mendapatkan fokus maksimal terhadap siswa yang diujinya hari itu.

Penguji akan menilai dari setiap pola pemikiran yang mengarah bahwa siswa A sudah pernah membaca dan memahami materi atau belum akan terlihat sewaktu siswa A menjawab beberapa pertanyaan inti.

Soal

1. Apa yang dimaksud dengan teks eksposisi? Jelaskan dengan benar!

2. Apa tujuan dari teks eksposisi?

3. Sebutkan 3 struktur dalam teks eksposisi?

4. Jelaskan masing masing dari struktur teks eksposisi!

5. Sebutkan 6 ciri dari teks eksposisi!

6. Sebutkan kaidah atau unsur dalam penulisan teks eksposisi!

7. Sebutkan jenis jenis teks eksposisi!

8. Pada unsur kebahasaan atau kaidah pada teks eksposisi terdapat unsur kebahasaan leksikal apa maksudnya? Jelaskan!

9. Pada unsur kebahasaan atau kaidah pada teks eksposisi terdapat unsur kebahasaan promomina apa maksudnya? Jelaskan

10. Pada unsur kebahasaan atau kaidah pada teks eksposisi terdapat unsur kebahasaan konjungsi apa maksudnya? Jelaskan!

Silahkan Belajar Sebelum Kalian Maju Ujina Lisan Semoga Besok Bisa Menjawab dengan Lancar dan Benar

Pengertian teks eksposisiadalah suatu pengembangan paragraf dalam penulisan dimana isinya mengungkapkan gagasan, memberikan penjelasan atau pengertian dengan menggunakan gaya penulisan yang singkat, padat, dan akurat.

Adapun tujuan dari teks eksposisi adalah untuk menjelaskan suatu informasi atau mengungkapkan gagasan secara singkat, padat , dan akurat sehingga para pembacanya mendapatkan ilmu pengetahuan baru mengenai suatu hal atau peristiwa secara rinci.

Di dalam jenis teks seperti ini terdapat struktur penulisan yang baku sehingga pembacanya dapat membedakannya dengan jenis teks lainnya. Adapun struktur teks eksposisi adalah sebagai berikut:

1. Thesis (Pernyataan Pendapat)

Tesis adalah bagian pembuka dari penulisan exposition text. Tesis merupakan pernyataan pendapat dari penulis secara pribadi tentang topik atau masalah yang dibahas.

2. Argument (Argumentasi)

Argumentasi adalah bagian dari penulisan exposition text yang berisi tentang alasan-alasan yang mendukung atau memperkuat pendapat penulis pada bagian tesis tadi. Argumentasi ini bisa diambil dari hasil penelitian para ahli, ataupun pendapat pakar di bidang tertentu sehingga memperkuat pendapat pribadi si penulis.

3. Reiteration (Penegasan Ulang Pendapat)

Reiterasi adalah penegasan kembali pendapat penulis pada bagian tesis sehingga pembaca dapat lebih memahami sepenuhnya isi dari teks tersebut. Biasanya reiterasi disertai dengan bukti-bukti pendukung, dan merupakan bagian dari kesimpulan suatu teks yang dibuat penulis.

Jenis teks eksposisi memiliki karakteristik yang berbeda dengan jenis teks lainnya. Adapun ciri-ciri teks eksposisi adalah sebagai berikut:

  1. Penyampaian informasi dilakukan dengan cara singkat, padat, akurat, serta mudah dimengerti oleh pembacanya.
  2. Gaya penulisan yang digunakan dalam jenis teks ini sifatnya persuasif informatif atau mengajak orang lain.
  3. Penjelasan informasi pada jenis teks ini dipaparkan secara lugas dengan menggunakan bahasa baku dan sesuai EYD.
  4. Penyampaian informasi di dalam tulisan sifatnya objektif, tidak memihak, serta berdasarkan bukti yang konkret.
  5. Penjabaran informasi di dalam teks disertai dengan data-data akurat yang berasal dari sumber terpercaya sebagai pendukung isi tulisan.
  6. Fakta informasi yang diberikan banyak dipakai sebagai alat konkritasi dan kontribusi.

Pada umumnya terdapat tiga kaidah dalam penulisan exposition text. Adapun unsur kebahasaan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Konjungsi

Konjungsi adalah bentuk kata penghubung yang sering dipakai dalam teks eksposisi. Kata penghubung yang digunakan pada jenis teks ini ada banyak sekali, yang digunakan untuk menunjukkan waktu, perbandingan, penjelasan, gabungan, dan lainnya. Misalnya kata “lalu”, “setelah” untuk kata penghubung waktu.

2. Pronomina

Pronomina adalah bentuk kata ganti pada suatu teks. Ada dua jenis pronomina, antara lain;

  • Persona, yaitu kata ganti untuk menunjukkan orang. Misalnya; kamu, dia, saya, ia.
  • Non-Persona, yaitu kata ganti untuk menunjukkan sesuatu yang bukan orang. Misalnya; di sana, di situ, di sini.

3. Leksikal

Leksikal adalah jenis kata yang menunjukkan kata kerja, kata sifat, kata benda, dan kata keterangan. Berikut ini adalah beberapa contohnya:

  • Kata kerja; berlari, menulis, membaca, dan lain-lain.
  • Kata benda; batu, kayu, meja, piring, dan lain-lain.
  • Kata sifat; baik, buruk, cantik, menarik, dan lain-lain.
  • Kata keterangan; di sini, di situ, malam, pagi, dan lain-lain.

Secara umum, ada beberapa jenis teks eksposisi yang sering digunakan, diantaranya adalah:

  1. Berita, jenis teks yang isinya menyampaikan informasi suatu peristiwa atau kejadi. Jenis teks seperti ini banyak ditemukan dalam surat kabar atau koran.
  2. Ilustrasi, jenis teks yang digunakan untuk menggambarkan secara sederhana atau bentuk konkret suatu ide atau gagasan. Jenis teks ilustrasi biasanya menggunakan frasa penghubung dalam mendeskripsikan sesuatu kepada pembaca.
  3. Perbandingan, jenis teks yang dipakai untuk menjelaskan suatu pokok bahasan dengan memakai metode perbandingan.
  4. Proses, jenis teks yang isinya menjelaskan tentang tata cara atau panduan untuk melakukan sesuatu.
  5. Definisi, jenis teks yang isinya menjelaskan tentang pengertian dari suatu objek tertentu.
  6. Pertentangan, jenis teks yang berisi pertentangan antara suatu objek dengan objek lainnya. Biasanya teks ini memakai kata frasa penghubung, misalnya; akan tetapi, meskipun begitu, sebaliknya, dan lain-lain.
  7. Teks analisis, yaitu teks yang isinya menjelaskan tentang proses analisis suatu pokok bahasan yang dipisahkan menjadi beberapa sub-bagian untuk kemudian dikembangkan secara berurutan.