Membedakan Teks Cerita Sejarah & Novel Sejarah

Sahabat Itu Seperti Bintang Di Langit,  Zeff

Belajar semakin memahami permasalahan pada materi apabila kita selalu mengulang ulang dengan  model yang berbeda . Dengan menjawab soal atau dengan mencari perbedaan dan persamaan kedua teks. Dibuat kolom atau tabel sesuai keinginan agar semakin mudah dimengerti dan lebih simpel. Kolom contoh atau penjenisan juga bisa dikelompokan menurut kalian . Tujuannya hanya satu agar memudahkan ingatan kita mengenali baik ciri maupun macam kedua teks tersebut.

 

Pengertian Teks Cerita Sejarah

Untuk memahami suatu materi, tentunya kamu harus memahami dahulu pengertian materi tersebut. Nah, pengertian dari teks cerita sejarah adalah teks tentang fakta dan kejadian masa lalu yang memiliki nilai sejarah. Teks tersebut tentunya dikemas dalam bentuk penjelasan dan pendeskripsian secara runtut suatu peristiwa.

Biasanya, teks cerita sejarah berisikan pengertian atau definisi, struktur teks cerita sejarah, kaidah pembahasan, dan contoh cerita sejarah untuk memperjelas peristiwa yang terjadi. Keruntutan peristiwa sangat penting dalam membuat sebuah teks cerita sejarah. Bila tidak runtut, bisa terjadi salah pemahaman tentang isi dari teks tersebut.

Ciri-ciri Teks Cerita Sejarah

Sebagai salah satu bentuk teks dalam Bahasa Indonesia, teks cerita sejarah memiliki beberapa ciri-ciri yang membedakannya dengan jenis teks lainnya. Pertama, teks cerita sejarah disajikan secara kronologis atau urutan peristiwa.

Kedua, bentuk dari teks cerita sejarah merupakan teks cerita ulang. Artinya, teks tersebut menceritakan ulang peristiwa mulai dari awal kejadian hingga akhir kejadian secara runtut.

Ketiga, teks cerita sejarah memiliki struktur teks yang terdiri dari orientasi, urutan peristiwa, dan reorientasi. Keempat, di dalam teks cerita sejarah akan sering ditemui konjungsi temporal. Dan, kelima, teks cerita sejarah biasanya berisikan fakta-fakta yang memang terjadi.

Gempa Bumi Sumatra 2009 TCS Non Fiksi

Struktur Teks Cerita Sejarah

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, struktur teks cerita sejarah ada tiga poin. Poin pertama ialah orientasi. Pengertian dari orientasi adalah bagian pengenalan atau pembuka dari teks cerita sejarah. Bagian ini sangat penting karena orientasi merupakan titik pondasi penceritaan secara runtut. Bila bagian ini tidak jelas maka bagian selanjutnya pun akan sulit dipahami.

Poin kedua ialah urutan peristiwa. Sebuah teks cerita sejarah pastinya berisikan rekaman peristiwa yang terjadi dan dikemas melalui urutan peristiwa secara kronologis peristiwa. Tanpa urutan peristiwa yang disusun secara kronologis, sebuah teks cerita sejarah tidak memiliki bentuk yang jelas sehingga tidak memiliki konten kuat untuk disampaikan kepada pembaca.

Dan, poin ketiga dalam struktur teks cerita sejarah ialah reorientasi. Pada bagian ini berisikan komentar pribadi penulis tentang peristiwa atau kejadian yang tengah dibahas atau diceritakan. Keberadaan reorientasi ini tidaklah baku, maka dari itu reorientasi bisa ada dan bisa juga tidak. Hal itu tentunya bergantung pada kehendak penulis.

Ketiga poin itulah yang menjadi struktur teks cerita sejarah. Keberadaan ketiganyalah yang akhirnya membedakan teks cerita sejarah dengan bentuk teks lainnya.

Kaidah Kebahasaan dalam Teks Cerita Sejarah

Di dalam penulisan teks cerita sejarah, ada beberapa kaidah kebahasaan yang menjadi ciri utamanya. Ciri kaidah kebahasaan yang pertama ialah penggunaan kata ganti atau pronomina untuk mengganti kata nomina atau frasa nomina serta untuk kata ganti nama seseorang.

Ciri kaidah kebahasaan kedua ialah penggunaan kata keterangan atau frasa adverbial. Penggunaannya dimaksudkan untuk memberikan keterangan lebih detil terhadap waktu, peristiwa, kejadian, dan tempat dalam runtut penceritaan sejarah.

Lalu, ketiga, penggunaan verba material. Penggunaan verba tersebut berfungsi menunjukkan perbuatan fisik atau peristiwa. Dengan begitu, pembaca bisa memahami situasi fisik yang terjadi dalam sebuah runtut peristiwa sejarah.

Dan, keempat ialah penggunaan konjungsi temporal atau kata sambung waktu. Penggunaan konjungsi itu bertujuan untuk menata urutan-urutan peristiwa yang diceritakan sehingga pembaca mengerti alur peristiwa yang terjadi.

Jenis Isi Teks Cerita Sejarah

Jenis isi teks cerita sejarah lumrahnya dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu cerita sejarah fiksi dan non fiksi. Cerita sejarah fiksi ialah cerita sejarah yang tidak nyata atau buah imajinasi dari penulisnya.

 Novel Mangir Pram TCS Fiksi

 

Jalan cerita pada teks cerita sejarah fiksi disusun berdasarkan kisah nyata dan disajikan berdasarkan sudut pandang pribadi pengarangnya. Tokoh yang ada dalam teks tersebut biasanya tidak digambarkan secara penuh. Jenis-jenis teks cerita sejarah fiksi di antaranya novel, cerpen, dan legenda

Berbanding terbalik dengan teks cerita sejarah fiksi, teks cerita sejarah non fiksi merupakan cerita sejarah yang benar-benar terjadi. Untuk itu, dalam pembuatannya harus berdasarkan bukti dan data-data yang objektif. Selain itu, penyusunannya pun harus mengikuti kaidah penulisan sejarah secara baku.

Dengan kata lain, tulisannya harus benar-benar menjabarkan fakta-fakta sejarah dari suatu peristiwa. Tidak boleh ada celah interpretasi lepas di dalam penyusunannya. Bila ada, maka runtut penggambaran sejarahnya menjadi abu-abu dan menuai banyak kesangsian atas fakta-fakta sejarah yang dibeberkan di dalamnya.

Persamaan dan Perbedaan Teks Sejarah dan Fiksi / Novel Sejarah

Perbedaan & Persamaan 2 Teks

Gambar 1
Persamaan dan perbedaan teks sejarah dan fiksi / Novel sejarah dalam bentuk
diagram venn

Persamaan:
Isi sama sama berkaitan tentang sejarah
Cerita dibuat dengan informasi berdasarkan fakta.

Perbedaan teks sejarah dan fiksi sejarah:
tokoh teks sejarah tokohnya nyata, fiksi sejarah tokohnya tidak nyata.
isi teks sejarah berdasarkan fakta yang nyata, sedangkan isi fiksi sejarah banyak menyelipkan atau mengandung kejadian lain yang tidak nyata.
Sumber teks sejarah seluruhnya berasal dari dokumen sejarah, tokoh-tokoh yang terlibat yang relevan, sedangkan fiksi sejarah sebagian besar merupakan karangan penulis.
teks sejarah berfungsi sebagai karya ilmiah ilmu pengetahuan, sedangkan fiksi sejarah sebagai hasil karya sastra untuk seni.

Demikian sedikit tambahan agar semakin memahami perbedaan dan persamaan kedua teks . Teks cerita sejarah fiksi dan non fiksi.Baiklah seperti pada materi lain mari mencoba menjawab beberapa pertanyaan agar semakin mahir memahami permasalan teks cerita sejarah.

Referensi Tentang Buku Fiksi dan Nonfiksi

Sesi Pertanyaan  Tugas Individu

1. Apa yang dimaksud dengan novel sejarah?

2. Sebutkan macam macam struktur novel sejarah dan beri penjelasan!

3. Novel sejarah banyak mengandung nilai nilai yang disajikan secara implisit dan eksplisit

jelaskan!

4. Tuliskan beberapa perbedaan dari teks cerita sejarah fiksi dan non fiksi!

5. Tuliskan beberapa persamaan dari teks sejarah fiksi dan non fiksi!

6. Mengapa teks cerita sejarah fiksi banyak menggunakan imajinasi penuh penulisnya?

7. Mengapa teks cerita sejarah non fiksi bersumber pada dokumen sejarah?

8. Penggunakan kata konjungsi temporal pada kaidah kebahasan penulisan teks cerita sejarah bertujuan untuk , ……………..

9. Apa perbedaan antara teks cerita sejarah pribadi dengan Tentuteks ceriga sejarah orang lain?

10. Tentukan makna ungkapan pada penggalan kalimat novel,  Ia tahu benarTholib Sungkar  Az Subaid adalah kucing hitam di malam hari dan burung merak di siang hari.

Selamat Mengerjakan Tugas Individu Semoga Makin Memahami Materi TCS Teks Cerita Sejarah.

Zefara Azzahra , Nof 2018