Opini Jenis Ciri dan Unsur

Tahukah Kalian opini? Opini selalu dibarengi dengan sebuah fakta. Apa perbedaan antara opini dengan fakta? Apa perbedaan antara opini dan teks editorial?

Opini yang dibukukan atau opini yang ditulis dalam bentuk artikel. Nah bagaimana dengan opini yang akan dibahas kali ini.

Opini adalah suatu pandangan atau pendapat pribadi seseorang untuk menjelaskan suatu peristiwa atau hal tertentu, baik yang belum terjadi maupun yang telah terjadi. Opini dapat disampaikan dengan berbagai cara, misalnya;

Secara aktif

Secara pasif

Melalui verbal

Melalui bahasa konotatif

Melalui gestur

Melalui cara berpakaian

Ciri-Ciri Opini

Ciri-Ciri Opini

Pengertian opini dan ciri-cirinya

Mengacu pada pengertian opini di atas, kita dapat mengenali suatu opini dari karakteristiknya. Adapun ciri-ciri opini adalah sebagai berikut:

1. Bersifat Subjektif

Inti dari isi suatu opini adalah pemahaman dan penilaian seseorang tentang suatu kejadian dimana pendapat tersebut muncul berdasarkan pengetahuan, pengalaman, harapan atau keinginan. Dengan kata lain, setiap orang kemungkinan besar akan memiliki pendapat yang berbeda-beda tentang suatu kejadian yang sama.

2. Menjelaskan Tentang Hal Tertentu

Isi suatu opini menjelaskan tentang sesuatu hal (peristiwa ataupun objek), dengan memperhatikan gejala-gejala lalu memberikan prediksi, harapan, dan saran terhadap hal tersebut.

3. Kebenarannya Masih Diragukan

Isi suatu opini belum dapat dipastikan kebenarannya sehingga perlu diuji dan dibuktikan. Itulah sebabnya dalam mengungkapkan opini biasanya selalu menggunakan kata mungkin, misal, menurut saya, dan lainnya.

Unsur-Unsur dalam Opini

Unsur-Unsur Opini

Pengertian opini dan unsur-unsurnya

Suatu opini tidak dapat diungkapkan begitu saja, namun ada sesuatu yang mendasarinya. Sesuai dengan pengertian opini di atas, adapun beberapa unsur yang membentuk suatu opini adalah sebagai berikut:

1. Nilai Kepercayaan

Pada umumnya seseorang mengungkapkan opini terhadap suatu hal didasari oleh adanya kepercayaan. Nilai kepercayaan ini terbentuk dapat dipengaruhi oleh Agama, Politik, Budaya, dan lain-lain.

Nilai kepercayaan memiliki pengaruh yang sangat besar bagi seseorang ketika menyampaikan pendapatnya. Itulah sebabnya mengapa orang-orang yang mempunyai latar belakang kepercayaan yang sama cenderung memiliki opini yang sama.

2. Sikap

Sikap seseorang dalam menyikapi suatu peristiwa akan melahirkan suatu opini. Adapun pernyataan sikap tersebut bentuknya bisa membenarkan atau menyanggah informasi lain yang dilihat atau didengar melalui suatu media.

3. Persepsi

Opini publik dapat terbentuk karena adanya persepsi karena persepsi merupakan pemberian makna terhadap suatu peristiwa. Ketika seseorang mendapatkan informasi tertentu maka pada saat itu akan terjadi penilaian terhadap penyebab dan kemungkinan yang dapat terjadi, dan pada akhirnya akan menghasilkan suatu opini.

Jenis-Jenis Opini

Secara umum, opini dapat dibedakan menjadi empat jenis. Mengacu pada pengertian opini, adapun beberapa jenis opini adalah sebagai berikut:

1. Opini Pribadi

Opini pribadi adalah suatu pendapat atau pandangan seseorang terhadapa suatu hal yang tidak dipengaruhi oleh pendapat dari orang lain. Pada umumnya opini pribadi tidak diungkapkan secara publik karena bersifat pribadi, meskipun pada kasus tertentu hal tersebut dilakukan.

2. Opini Kelompok

Opini kelompik adalah suatu pendapat atau pandangan sekelompok orang terhadap suatu hal yang menyangkut kepentingan orang banyak. Opini kelompok ini terdiri dari mayoritas dan minoritas, yang ditandai dengan kuantitas (jumlah) pro dan kontra terhadap suatu peristiwa.

3. Opini Publik

Opini publik adalah suatu pandangan atau pendapat yang timbul di dalam diri seseorang setelah adanya perbincangan dengan orang lain. Dengan kata lain, opini publik muncul dari suatu diskusi dalam menyikapi hal tertentu dan menghasilkan suatu kesimpulan yang kemudian menjadi opini bersama.

4. Opini Umum

Opini umum adalah suatu pandangan atau pendapat yang berlaku secara umum atau dipahami secara bersama-sama oleh masyarakat. Dengan kata lain, masyarakat memiliki pandangan yang sama mengenai suatu kejadian sehingga tidak ada

Contoh Kalimat Opini

Sebenarnya ada banyak sekali contoh kalimat opini di dalam kehidupan kita seharihari. Sesuai dengan pengertian opini, adapun beberapa contoh opini adalah sebagai berikut:

“Menurut saya, guru dan orang tua murid harus bekerjasama dalam mendidik anak agar menghasilkan pribadi yang berkualitas.”

“Langit siang ini terlihat sangat mendung, menurut saya tidak lama lagi akan turun hujan.”

“Korupsi para pejabat di Indonesia seperti tidak ada habisnya, mungkin bila Indonesia menerapkan hukuman mati bagi koruptor maka angka korupsi akan berkurang drastis.”

Demikianlah penjelasan ringkas mengenai pengertian opini, ciri-ciri, unsur-unsur, jenis-jenis, dan contoh kalimat opini. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kalian